Meningkatkan Ketahanan Nasional Melalui Produk Pesawat Terbang


Sedih hati ini mengingat peristiwa lepasnya Timor Timur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa tersebut dimulai dengan referendum untuk menanyakan keinginan masyarakat Timor-Timur untuk menentukan keinginanya apakah ingin tetap bergabung dengan Republik Indonesia atau mau melepaskan diri dari Indonesia.Ternyata sebagian besar penduduknya menginginkan pisah dari NKRI. Terasa ada bagian tubuh kita yang diamputasi dengan lepasnya saudara-saudara kita dari wilayah Republik Indonesia. Sakit dan merasa tidak enak hati ini.

Aku tidak ingin peristiwa tersebut terjadi lagi untuk wilayah-wilayah yang lain, karena Negara Kesatuan Republik Indonesia ini merupakan amanah dan Anugerah dari Allah SWT, yang mana Allah telah menentapkan bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal. Dan kita telah dianugerahi negara ini melalui perjuangan para pendahulu kita dengan darah dan airmata.

Masih sering aku dengar beberapa saudara kita yang berada di Papua juga menginginkan lepas dari Republik Indonesia. Ini harus dilihat sebagai suatu ancaman yang tidak boleh terjadi. Kita harus banyak belajar dari peristiwa lepasnya Timor-Timur dari negara kita. Kejadian referendum rakyat Timor Timur yang menginginkan lepas dari Indonesia merupakan bukti bahwa kita gagal untuk membuat rakyat di sana untuk bangga menjadi warga RI. Begitu juga kita gagal menjalinkan silaturahmi antara warga Timor-Timur dengan warga Indonesia yang lain, dan meyakinkan mereka bahwa kita adalah satu bangsa yang bersaudara.

Mencegah ancaman terhadap integritas wilayah Negara Republik Indonesia menjadi tanggung jawab seluruh anak bangsa di negeri ini, bukan hanya tanggung jawab pihak militer saja. Salah satu modus yang bisa dilakukan untuk mengurangi ancaman lepasnya Papua dari wilayah RI adalah adalah dengan memberikan tiket pesawat terbang  yang murah kepada rakyat Indonesia dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan wilayah lainnya yang ingin bersilaturahmi ke Papua, begitu juga sebaliknya untuk warga Papua Nugini yang ingin bersilaturahmi ke wilayah yang lain diberikan tiket pesawat yang disubsidi oleh negara. Tiket yang diberi subsidi adalah tiket yang menggunakan pesawat terbang yang dibuat oleh anak bangsa ini sendiri. Misalkan pada saat ini yang sudah siap adalah CN-235 atau C212,maupun N250 nantinya atau N219 yang  juga akan dikembangkan.

Kenapa CN-235, N250, C212, N219 ? karena mereka akan bangga, bahwa negara ini mampu untuk menghasilkan produk yang canggih yang setaraf dengan negara maju yang lainnya, dan mendidik mereka bahwa negara kita adalah negara yang  setaraf negara lain. Dengan bangga dengan bangsanya maka keinginan mereka untuk memisahkan diri akan teredam. Kenapa diberi subsidi ?  Agar harganya terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Dengan mereka saling mengunjungi antar anak bangsa, maka kulit mereka yang bermacam-macam akan sering bergesekan dalam pesawat tersebut, sehingga rasa berbeda ras dan berbeda suku pelan-pelan akan mulai terkikis. Dengan mereka sering berada dalam satu pesawat terbang, maka mereak akan saling bertegur sapa.  Bahkan saya bisa membayangkan kalau pramugarinya dan awak pesawatnya adalah putra putri dari berbagai suku di Indonesia, maka kesadaran bahwa kita adalah negara yang luarbiasa akan bisa dirasakan oleh semua anak bangsa ini.

Dengan munggunakan pesawat produk dalam negeri maka industri pesawat terbang akan maju di negeri kita, sehingga bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dari negara ini. Sudah saat nya DPR kita mulai menganggarkan sebagian APBN kita untuk alokasi subsidi Transportasi Udara yang menggunakan pesawat produk dalam negeri untuk daerah daerah tertentu dan meningkatkan fasilitas sektor pariwisata di daerah yang berpotensi untuk lepas dari RI.

Salam Ketahanan Nasional Via Pesawat Produk Dalam Negeri.

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s