Catatan Kuliahku. Bagian Aerodinamika


Untuk menjadi insinyur pesawat terbang, aku harus mempelajari ilmu aerodinamika. Ilmu aerodinamika adalah ilmu yang mempelajari  tentang  aliran udara di sekitar suatu objek. Dengan menggunakan ilmu aerodinamika ini, aku bisa mengitung besarnya tekanan yang terjadi pada seluruh permukaan pesawat terbang. Sehingga aku bisa menghitung gaya angkat yang terjadi pada sayap pesawat terbang. Begitu juga sebaliknya, aku bisa membuat bentuk permukaan pesawat terbang harus seperti apa sehingga aku memperoleh gaya angkat yang aku inginkan.

Ada beberapa rangkaian ilmu yang harus dikuasai untuk menjadikan kita faham dan mampu menerapkan ilmu aerodinamika. Yang pertama aku harus menguasai ilmu matematika, terutama bagian ilmu matematika yang mempelajari tentang kalkulus vektor. Kalkulus vektor ini seperti pelajaran kalkulus, tetapi variabelnya dalam bentuk vektor. Kalkulus itu apa sih ?

Kalkulus adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan , integral dan deret tak terhingga. Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang keilmuan, serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan ilmu aljabar. Ilmu kalkulus vektor melingkupi materi-materi operasi vektor, diferensial vektor, integral vektor, dan teorema-teorema yang berhubungan dengan operasi nabla.

Setelah menguasai ilmu matematika yang menjadi dasar untuk mempelajari ilmu aerodinamika, maka aku harus mempelajari ilmu mekanika fluida dan Aerodinamika Pesawat Udara. Pada kuliah mekanika fluida aku mulai disadarkan hubungan antara fenomena fisis yang terjadi di alam dengan model matematika. Aku mulai sadar bahwa pelajaran matematika yang aku pelajari sejak SD sampai perguruan tinggi merupakan bahasa yang dikembangkan oleh orang untuk mempelajari fenomena alam. Sedangkan dari kuliah aerodinamika pesawat udara aku memperoleh gambaran umum tetntang fenomena fisik aerodinamika di pesawat terbang.

Setelah kedua kuliah tersebut selesai aku pelajari, maka aku baru boleh mempelajari secara detail kuliah aerodinamika yang dibagi menjadi tiga mata kuliah, yaitu Aerodinamika I , Aerodinamika II dan Aerodinamika III.

Berikut aku tunjukkan catatan kuliah ku untuk masing-masing mata kuliah tersebut:(sila di klik di kata selanjutnya ini)

MS282 Kuliah Aerodinamika Pesawat Udara.

Klik Bagian 1.  Klik Bagian 2.  Klik bagian 3. Klik bagian 4. Klik Bagian 5.

MS282 merupakan kode kuliah di Jurusan teknik Mesin ITB. Pada waktu itu dosen yang mengajar kuliah tersebut adalah Prof. Otarjo Diran. Selain mengajar di ITB, beliau adalah chief engineer untuk program pesawat CN235. Terima kasih kepada beliau yang telah mengajarkan banyak hal kepada ku selama aku sekolah di ITB.

MS387 Kuliah Aerodinamika I

Klik Bagian 1.    Klik Bagian 2.    Klik Bagian 3.    Klik Bagian 4.

MS 387 ini juga merupakan kuliah di Jurusan teknik Mesin. Pada sat itu yang mengajar adalah Prof. O. Diran dan Dr. Bambang Irawan. Pak Bambang Irawan sekarang menjadi peneliti dan insinyur aerodinamika yang sukses di negeri Kincir Angin. Terima kasih Pak Diran dan Pak Bambang Irawan atas ilmunya tersebut.

MS393 Kuliah Aerodinamika II

Klik Bagian 1.    Klik Bagian 2.

Kuliah ini yang mengajar adalah Dr. Bambang Irawan. Buku yang digunakan rujukan adalah karangan Anderson. Beliau beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Indonesia dan memberikan presentasi singkat mengenai perkembangan dan aplikasi ilmu aeroinamika di dunia, khususnya di Belanda.

MS484 Kuliah Aerodinamika III

Klik Bagian 1.      Klik Bagian 2.     Klik Bagian 3.

Yang mengajar aku pada kuliah Aerodinamika III adalah Dr. Djoko Sardjadi. Beliau selain aktif ngajar di ITB juga tertarik mengembangkan Pesawat tanpa awak. Beberapa waktu yang lalu beliau mampu mengalahkan beberapa negara maju yang mengikuti tender yang diadakan oleh negara polandia untuk pengadaan pesawat tanpa awak.

Kalau dalam kuliah  Aerodinamika I dan Aerodinamika II, aku belajar tentang aliran udara subsonic incompressibel , baik inviscus maupun viscus, baik dua dimensi maupun tiga dimensi, maka pada aerodinamika III , aku belajar tentang aliran compressibel dan aliran supersonik dan aliran subsonik kompresibel. Kalau dalam aliran inkompressibel , aku hanya menggunakan persamaan kontinunitas dan persamaan momentum, maka pada aliran kompresibel, maka aku menggunakan persamaan kontinunitas, persamaan momentum, persamaan energi, dan persamaan Entropi. Dua persamaan terakhir aku pelajari waktu belajar Ilmu Themodinamika.

Ada tiga dosen lagi yang mengajarku ilmu aerodinamika , yaitu Prof. H. Djojodihardjo,  Dr. Bambang Basuno dan Dr. Bima Prananta. Prof H. Djojodihardjo mengajarku pelajaran Aerodinamika tak stasioner bersama Bima Prananta. Sealin mengajar di Teknik Penerbangan ITB. Pah H. Djojodihardjo aktih sebagai wakil Ketua LAPAN dan sebagai Direktur Riset dan Pengembangan di IPTN. Pak Bambang Basuno sekarang bekerja sebagai dosen jurusan teknik penerbangan di negeri malaysia, sedangkan Bima Prananta sekarang bekerja di bidang aerodinamika di negeri Belanda, sekantor dengan pak Bambang Irawan  di NLR.

Selain belajar teori , aku juga mengikuti beberapa praktikum Aerodinamika, yang terdiri dari beberapa modul, Berikut modul praktikum jamanku dulu, yaitu sekitar tahun delapa puluhan. Untuk melihat modul-modul praktikum jaman itu silakan Diklik Disini. (Modul Praktikum Aerodinamika)

Setelah mempelajari ilmu-ilmu aerodinamika  dan dibekali tentang perhitungan secara numerik menggunakan komputer, maka ilmu aerodinamika yang paling power full adalah CFD (Computational Fluid Dyanamic). Aku pernah belajar salah satu software CFD, dan sempat mengerjakan projek yang berhubungan dengan CFD. Untuk ilustrasi hasil CFD pada berbagai kasus dapat dilihat pada gambar berikut:

Akhirnya……..Selamat bernostalgia dengan catatan kuliahku, yang tulisannya mirip tulisan dokter. He..he.. Dulu pilihan kedua ku waktu mau kuliah adalah kedokteran. Pilihan pertama ku di Teknik Mesin ITB. Mungkin kalau aku agak sial sedikit sehingga diterima di pilihan kedua aku barangkali jadi dokter. He..he..

Salam Aerodinamika

Kusni

AERODINAMIKA PESAWAT0001_01

AERODINAMIKA PESAWAT0001_11

AERODINAMIKA PESAWAT0001_21

AERODINAMIKA PESAWAT0001_31

AERODINAMIKA PESAWAT0001_41 

AERO-I-BAGIAN1

AERO-I-BAGIAN2

AERO-I-BAGIAN3

AERO-I-BAGIAN4

AERO-II-BAGIAN1

AERO-II-BAGIAN2

AERO-III-BAGIAN1

AERO-III-BAGIAN2

AERO-III-BAGIAN3

AERO-PRAKTIKUM & TUGAS

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Catatan Kuliah Aerodinamika. Tandai permalink.

6 Balasan ke Catatan Kuliahku. Bagian Aerodinamika

  1. andi berkata:

    Wah, trims pak kusni sudah upload catatan kuliahnya. Kebetulan saya sedang mencoba meng-collect ulang ilmu kuliah dahulu, Pak. Ingin kembali menguasai ilmu yang pernah dikuasai. Usul saya, catatannya diketik ulang, ya.. hehe…

  2. Yanuar M Marda berkata:

    Assalamualaikum…..

    Pak Kusni saya alumni PN angkatan 03. Saya baru tahu kalau Bapak punya blog. Isinya luar biasa. Saya jadi merindukan saat2 Bapak menyisipkan pelajaran2 hidup disela2 memberikan kuliah dulu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s