Kasih Sayang dan Pengampun Allah menutupi Dosaku


Dalam kurun waktu tertentu dalam hidupku aku pernah selalu  berusaha mati-matian untuk tidak berbuat dosa. Ini mungkin akibat didikan orang tua yang keras kepada anak-anak nya. Aku selalu merasa bahwa Allah itu akan selalu menghukum jika manusia berbuat dosa. Akibat dari sikapku yang demikian maka sifat Allah yang rahmaan dan Rahiim kurang aku rasakan dalam hidup ini, walau mungkin aku juga terhindar dari dosa-dosa, karena takut hukuman dari Allah.

Dalam kurun waktu tertentu juga dalam hidupku, aku pernah agak melonggarkan diri terhadap perbuatan dosa. Aku sujudkan diriku dihadapan ALlah bahwa aku memang manusia biasa yang sangat dekat dengan perbuatan salah dan dosa. Aku sadari bahwa aku ini lemah untuk menahan diri untuk tidak  berbuat dosa. Dengan penyerahan diri seperti itu, tulus selalu  aku ucapkan istighfar dalam keseharianku.  Dengan bersikap seperti itu aku merasakan sifat Rahmaan dan Rahiim dari Allah kepadaku. Dan lama-lama aku merasa malu kepada dzat yang maha kasih sayang dan maha pengampun dan pemaaf itu untuk melakukan kesalahan dan dosa.

Kedua kurun waktu itu telah menjagaku dari “banyak melakukan dosa”, tetapi aku merasa kurun waktu yang kedua telah membuat hatiku bekerja untuk berinteraksi dengan penciptaku.

Salam Kasih Sayang dan Pengampun Menutupi Dosaku

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Cerita, pengetahuan agama. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s