Energi minimal untuk dapat lepas dari langit pertama


Aku seneng nulis di blog, karena bisa untuk mengeluarkan ide-ide, termasuk ide yang belum masuk akalnya orang. Aku seneng mikirin yang aneh-aneh, barangkali karena seneng nonton film fiksi.

Kita kenal ada langit ke tujuh. Menurut beberapa orang, langit pertama didefinisikan sebagai langit dimana orang dengan menggunakan alat maupun dengan menggunakan kemampuan pikirnya dapat menjangkaunya. Saat ini  dengan akalnya, orang sudah dapat menerangkan tentang Big Bang. Sehingga dapat difahami bahwa sebenarnya alam raya yang terus mengembang ini masih merupakan langit yang pertama.

Berdasarkan informasi dari beberapa riwayat dalam pelajaran agama islam, pada saat isra’ mi’raj nabi muhammad bertemu dengan para nabi sebelum dia, di setiap lapisan langit, dari langit kedua, ketiga hingga lagit seterusnya. Tentu saja itu menarik, karena bertemu dengan orang yang sudah meninggalkan dunia ini ratusan tahun , berarti langit yang kedua dan seterusnya adalah  tempat dimana letaknya adalah di luar alam yang lahirnya dari peristiwa big bang tersebut, sehingga tidak terkena hukum waktu dan tempat.

Terfikir olehku, energi yang dibutuhkan oleh benda dengan massa m, untuk dapat lepas dari langit pertama adalah sesuai dengan energi kinetik untuk benda yang bergerak dengan kecepatan cahaya yang telah dirumuskan oleh Einstain, yaitu: m kali c kuadrat dikalikan dalam kurung 1 dibagi akar 1 dikurangi dalam kurung kuadrat  u dibagi c dikurangi satu. He..he..mbulet sulit nulisnya. gak ada editor untuk persamaan.

Salam Lepas dari langit pertama

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Dirgantara, pengetahuan, pengetahuan agama, science-fiction. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s