Au kadhulumaatin fii bakhrin


Untuk menggambarkan gelapnya hati orang yang ingkar, Allah menyebutnya dalam surat An-Nur ayat 40 dengan sebutan Au kadhulumaatin fii bakhrin yang artinya “atau seperti  gelap gulita di lautan yang dalam”. Aku yakin Nabi Muhammad belum pernah menyelam ke dalam lautan yang dalam, karena memang manusia tidak mungkin menyelam sampai ratusan meter tanpa menggunakan peralatan apapun. Karena setiap menyelam 11 meter , maka tekanan air akan naik sebesar 1 atmosfir.

Gelapnya di lautan yang dalam,  baru diketahui setelah ilmu optik mulai dikembangkan orang, dimana orang mulai faham bahwa cahaya adalah berupa gelombang dan intensitasnya akan berkurang apabila melewati media air. Intensitasnya berkurang karena gelombangnya teredam, sehingga hanya beberapa ratus meter saja maka akan gelap gulita kondisi di bawah air.

Sungguh luar biasa informasi yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, karena informasinnya memang dari pencipta alam ini.

Salam Au kadhulumaatin fii bakhrin

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di pengetahuan agama. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s