Apa kabar N250


Burung besi yang pernah dilahirkan oleh bangsa ini, yang bernama tetuko sekarang sedang merenungi nasibnya di hangar PTDI. Aku teringat waktu Wright Bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) dengan menggunakan pesawat rancangan sendiri mencoba untuk membuat benda yang lebih berat dari udara dapat terbang. Pada saat itu belum ada sistem sertifikasi untuk pesawat terbang, bahkan pengalaman orang lain mengenai pesawat terbang juga belum ada. Benar-benar mereka mencoba  untuk terbang berdasarkan keyakinan dan usaha mereka sendiri.

Wright Bersaudara pada saat itu belum berfikir bahwa pesawat terbang nantinya akan dapat meghasilkan keuntungan, harus dibuat dengan aturan-aturan yang ketat, dll. Aku ingin N250 diperlakukan seperti itu. Dia disempurnakan tanpa harus dibanding-bandingkan dengan pesawatnya negara lain. Dia (N250) harus disempurnakan tanpa dibebani ketakutan-ketakutan bahwa dia harus untung, dia harus lebih irit dari pesaingnya ,dll.

Aku pokoknya pingin N250 bisa terbang dan aman, aku tidak mau diatur-atur harus ini harus itu dll. Amerika waktu bikin pesawat pertama kali juga tidak harus mengikuti FAR (Aturan untuk membuat pesawat). Tetapi waktu kita menyempurnkan N250 tentu saja kita akan merujuk aturan-aturan yang sudah ada termasuk merujuk FAR, karena memang akan mempermudah kita untuk membuat pesawat kita aman. Pokoknya aman itu yang penting, dan insinyurnya yang menjamin bahwa pesawat yang dirancang adalah  aman.

AKu sampaikan ini agar kekhawatiran-kekhawatiran yang terfikir oleh para pemegang keputusan agak lebih ringan, karena saya tahu saat ini tidak ada yang mau mengambil tanggung jawab tersebut. Terlalu besar tanggung jawab yang harus ditanggung perorangan, Tanggung jawab itu harus diambil secara kolektif..Demi kejayaan negara ini….

Salam Apa KAbar N250

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Dirgantara. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s