‘Rasa jatuh cinta’ adanya di hati atau di jantung atau di otak ?


Dalam bahasa arab atau bahasa indonesia , kita mengenal istilah qolbu. Masyarakat sering mengartikan qolbu ini dengan hati. Padahal hati /hepar / lever bahasa arabnya adalah Kabid (Kabiddun). Jadi sebenarnya tidak nyambung sekali bahwa yang berhubungan dengan perasaan , munculnya adalah dari lever /hepar /hati.  Saya lebih meyakini bahwa jantung dan fikiran otak lebih bertanggung jawab pada rasa, termasuk rasa jatuh cinta, dan bukan b erasal dari hati / hepar / lever.

Simbol cinta juga sering digambarkan sebagai  ” Jantung (love)”, bukannya gambar hati. Pikiran saya ini didukung oleh informasi yang belum saya konfirmasi, bahwa pada saat suatu ketika ada pencangkokan jantung dari seseorang ke orang lain, maka ada kecenderungan sifat orang yang memiliki jantung tersebut akan mempengaruhi sifat orang yang tubuhnya ditempati oleh si jantung tersebut.

Juga dikatakan dalam pelajaran agama yang pernah saya peroleh bahwa syaetan mampu masuk ke dalam tubuh manusia melalui aliran darahnya. Sehingga sifat-sifat nafsu juga dipengaruhi oleh kerja jantung dan otak.

Gak tahu lah orang aku hany nduga-nduga. Teman-teman dari kedokteran saya kira lebih kompeten dari pada saya.

Salam Rasa jatuh cinta

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di pengetahuan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s