Struktur N250 vs struktur N2130


Ada perubahan yag mendasar pada saat merancang struktur untuk pesawat N2130 dibandingkan dengan pada saat merancang pesawat N250. Karena ukurannya yang relatif lebih besar, maka struktur pesawat n2130 juga relatif lebih besar , konskwensinya adalah strukturnya menjadi realtif lebih fleksibel, sehingga kita harus meperhitungkan fleksibilitas strukturnya.

Struktur yang fleksibel menyebabkan struktur akan melentur pada saat beban aerodinamika mulai bekerja yaitu pada saat pesawat mulai take-off. sehingga sudut twist awal harus ditentukan , sehingga pada saat sudah terbang dan strukturnya sudah berdeformasi, gaya aerodinamika yang dihasilkan masih sesuai yang diinginkan oleh perancang.

Begitu juga masalah aeroelastisitas juga mulai diperhitungkan pada saat fasa perancangan awal. Letak sistem, letak propulsi sejak awal sudah diperhitungkan sedemikian hingga akan menguntungkan dari segi aeroleastisitas.

Salam Aeroelastisitas

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s