Industri pesawat untuk wong cilik


Pembiayaan untuk industri pesawat merupakan sesuatu yang rumit dan sulit untuk diperoleh. sebagian besar industri pesawat di dunia ini dibiayai oleh pemerintahannya, karena dianggap memberikan kontribusi finansial dan gengsi ke negara tersebut. Untuk negara kita keinginan tersebut sudah sulit diperoleh , karena persepsi masyarakat adn persepsi negara ini terhadap industri pesawat sudah rusak.

Ada alternatif pembiayaan yang sistematis untuk mengembangkan industri pesawat terbang dengan jalan mengorientasikan pesawat terbang untuk wong cilik. Mekanismenya adalah sebagai berikut ( ini masukan lho .bukannya menggurui pada pemerintah) Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, negara ini perlu mesubsidi tiket pesawat terbang yang menngunakan pesawat buatan negeri ini, yaitu CN235. Denagn subsidi ini pasti harga tiket akan murah, sehingga logikanya makin banyak rakyat negeri ini yang dapat plesir ke berbagai pulau lain di negeri ini, sengga silaturahmi antar suku negara ini bisa tercapai. Ingat lho silaturahmi bisa mndatangkan rezeki. Ketahan nasional juga ditingkatkan denga kemudahan silaturahni tersebut.

Denga tiket yang disubsidi maka masyarakat akan berbondong-bondong menggunakan pesawat cn-235. Dengan kebutuhan pesawat yang banyak maka industrinya akan maju. Nah..kalau peminatnya sudah banyak maka subsidi pemerintah sedikit demi sedikit dikurangi, dan akrena industri pesawatnya pesanan pesawatnya sudah banyak maka harga perpesawtnya juga makin turun. akhirnya tanpa subsidi industri pesawat dapat berediri sendiri tanpa bantuan dari luar

Salam pesawat

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Industri pesawat untuk wong cilik

  1. Starly berkata:

    Numpang komentar Pak . . .🙂
    Menurut saya Pak, bukan karena masalah persepsi, tetapi lebih kepada “political will” . . .
    Oknum-oknum pemerintah & perwakilan rakyat lagi sakit, yang diurus adalah bongkar pasang koalisi & bagi-bagi jatah. Padahal kepala pemerintahan sudah langsung dipilih rakyat bukan “wakil rakyat” lagi. Selama CN-235 tidak menguntungkan bagi para politikus yang berkuasa sekarang sepertinya pesawat untuk wong cilik hanya menjadi “preliminary design” semata. Semoga dgn “IPK”, ITB tidak menghasilkan politukis-politukus seperti itu lagi & cita-cita pesawat untuk wong cilik menjadi kenyataan.
    Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s