Maaf ya EYD (ejaan yang disempurnakan)


Ada hal yang membuat saya tiba-tiba jadi produktif menulis adalah berawal dari ikut seminar blogger di itb. Ada beberapa hal yang saya dengar dari pembicara yang telah membuat saya jadi senang menulis, yaitu:

– Kalau menulis tidak usah difikirin tulisan kita mau dibaca orang atau tidak, mau disuka orang atau mau dicaci biarin saja. emang gua nyuruk baca ini…

-EYD tidak usah dilihat. emang gua fikirin EYD. mau huruf besar-huruf kecil , ejaan salah, nulis salah . ya terserah gua to…

-menulislah dengan hati, bukan dari fikiran

Saya sebagai pendidik semula tidak setuju dan risi mendengar hal tersebut, tapi setelah saya coba…betapa dahsyatnya saran tersebut, saya berusaha nulis dan tidak saya fikir, nulis juga tidak saya perhatikan ejaan atau tulisannya. Bahkan saya tambah satu kiat lagi. Tidak saya baca tulisan yang sudah saya tulis. Hasilnya Wooow. tujuh jam awal saya sudah menghasilkan blog ini dan 12 tulisan. 2 jam untuk membuat blog ini, lalu 5 jam sisanya nulis.

Ternyata menyenangkan sekali bisa mengeluarkan fikiran. Otak tambah ringan, karena merasa tidak perlu meltakkan fikiran dalam kepala kita.

Salam EYD

MK

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s