Membangun Spiritual Negara


Rakyat  Indonesia merebut kemerdekaan negaranya agar penduduknya dapat lebih sejahtera. Mereka yang berjuang pada saat itu adalah orang-orang yang tertidas dan orang-orang yang sederhana. Darah bercucuran dari tubuh-tubuh mereka untuk suatu keyakinan bahwa kemerdekaan adalah kunci untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Sebagian para pejuang adalah para pemuka agama, mereka berjuang bersama pengikutnya karena keyakinan bahwa kalau mereka mati, maka mereka akan mati syahid dan akan masuk syurga, sehingga memang benar negara ini dibangun oleh orang-orang yang sholeh yang menginginkan negara yang mengakui keyakinan keagamaan mereka, dan memang benar para pendiri negara ini telah merumuskan dasar negara yang sila pertamanya adalah ketuhanan yang maha esa.

Nah..dalam perjalanan hidup negara ini, terlihat manusianya makin jauh dari sendi-sendi kehidupan yang agamis. Tingkah polah manusianya, banyak yang  terlihat tidak terjamah oleh ajaran-ajaran luhur Tuhan Yang Maha Esa, yang diajarkan kepada manusia. Apakah korupsi, perjudian, pembunuhan , pemfitnahan, perzinahan , dll merupakan sesuatu yang sudah tidak dilarang lagi oleh Agama ? Kenapa orang sudah terbiasa sekali melakukan itu semua di negara ini. Inikah cita-cita pendiri negara ini ?

Ajaran agama, budi pekerti, sopan santun harus lebih di aktualkan dalam proses pendidikan dan pembelajaran dalam kurikulum di sekolah, karena memang sekolah adalah tempat untuk memberikan pendidikan yang intensif kepada seluruh rakyak negeri ini. Pemisahan antara sekolah jalur negeri dibawah departemen pendidikan nasional dan sekolah-sekolah madrasah yang dibawah departemen agama perlu ditinjau lagi. Mendidik manusia indonesia yang seutuhnya harus memberikan yang seimbang antara intelektual dan spiritual.

Salam Membangun Spiritual Negara

Kusni

Tentang muhammadkusni

dosen itb
Galeri | Pos ini dipublikasikan di negeriku, pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s