Mengaji Memahami Isi Qur’an (MaMiQu)


Kali ini aku ingin berbagi ke teman-teman muslim, berkenaan dengan dianugerahinya aku dengan seorang bapak yang selalu ingin menjaga anak-anaknya tetap menjadi orang yang sholeh dan sholehah, yang selalu menjadikan Qur’an dan hadits sebagai pegangan hidup.
Beliau bernama Bapak H. Ali Darokah. Beliau sebenarnya bukan seorang kyai, tetapi beliau pada waktu kecil pernah hidup di lingkungan pondok pesantren. Setelah pensiun, beliau tekun mepelajari tafsir Ibnu Katsir dan beliau ajarkan di masjid dekat rumah. Kemudian beberapa majlis taklim terbentuk dan dibawah bimbingan beliau, anggota majlis taklim- majlis taklim tersebut berusaha untuk mengaji mamahami Al-Qur’an.
Sepeninggal istri tercinta, bapak pindah ke bandung ikut ke salah satu anak  perempuan tertuanya. Bapak yang biasanya sibuk mengisi  pengajian di berbagai majlis taklim di Solo, setelah pindah ke Bandung, praktis kegiatan tersebut terhenti. Dan hal ini membuat bapak tampak sedih. Untuk menghiburnya, aku menawarkan diri untuk membuat rekaman beliau untuk mengaji memahami Qur’an.

Semula rekaman video mengaji memahami Qur’an ini di buat untuk nasehat buat anak-anak dan cucu beliau. Tapi dengan izin beliau, saya  mengunggah video-video tersebut di youtube agar dapat dinikmati oleh orang banyak. Untuk mempermudah mengaksesnya, berikut saya buatkan daftar video yang sudah ada link ke youtube.

PEMBUKAAN

Juz 1                                  Juz 2                                 Juz 3                                     Juz 4

 

Juz 1 bagian 1

Juz 1 bagian 2

Juz 1 bagian 3

Juz 1 bagian 4

Juz 1 bagian 5

Juz 1 bagian 6

Juz 1 bagian 7

Juz 1 bagian 8

Juz 1 bagian 9

Juz 1 bagian 10

Juz 1 bagian 11

Juz 1 bagian 12

Juz 1 bagian 13

Juz 1 bagian 14

Juz 1 bagian 15

Juz 1 bagian 16

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Blasteran antar Suku


Dan aku ciptakan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling kenal. Aku melihat di Indonesia banyak sekali suku bangsa, masing masing memiliki karakter dan cara kebiasaan hidup yang berbeda-beda. Misalkan orang jawa tergolong halus, orang batak terkenal  ‘to the point’, orang suku tertentu punya sifat tertentu dan sebagainya.

Aku berfikir bahwa percampuran sifat dan gen antar suku di Indonesia akan menghasilkah keturunan yang lebih baik. Bahkan akan memeprbaiki tabiat yang ada  di tiap suku. Misalkan aku melihat bahwa perkawinan antara suku batak dan suku jawa akan menghasilkan sifat-sifat yang baik. Perlu diteliti nih hasil-hasil yang diperoleh apabila satu suku kawin dengan suku lain.

Kayaknya perlu dibuat program untuk kawin silang antar suku agar diperoleh keturunan-keturunan yang makin baik. Sepertinya industri penerbangan indonesia harus terus ditingkatkan, sehingga silaturahmi nasional antar suku dengan menggunakan pesawat produk negeri sendiir dapat terwujud.

Salam kawin antar suku

Kusni

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Learning By Doing


Learning by doing‘ satu ungkapan yang mulai dikenal luas oleh masyarakat dan mempunyai makna “belajar dengan cara langsung  melakukan sesuatu”. Melakukan sesuatu di sini bisa berarti sambil “membuat sesuatu” atau melakukan “action” tertentu.

Menyimak perkembangan teknologi yang begitu cepat di Korea selatan, tidak bisa dilepaskan kebiasan mereka untuk lebih “to the point” melakukan sesuatu secara nyata daripada membahas dulu konsep/teori sampai bertele-tele. Sikap ‘to the point‘ untuk bisa menghasilkan produk tertentu tidak bisa dilepaskan dengan sikap yang bersedia kerja keras berbuat sesuatu dan tidak takut salah selama mereka melakukan proses ‘lerning by doing‘ tersebut.

Dengan sikap ‘learning by doing‘, kita tidak akan terjebak hanya pada tataran konsep/rencana, tetapi akan lebih cepat untuk memikirkan masalah implementasi. Karena sesungguhnya pada saat implementasilah pelajaran-pelajaran yang banyak dan harus diselesaikan dengan cepat akan menghadang dan harus kita selesaikan. Persoalan-persolan yang muncul pada saat implementasi itulah yang membuat kita makin  termotivasi untuk maju dan terus maju.

Untuk membiasakan masyarakat kita untuk terbiasa melakukan ‘learning by doing’, harus mempunyai sikap tidak takut untuk memulai suatu kegiatan produksi, walaupun pada awalnya masih ada kekurangan atau kesalahan, hal itu adalah sesuatu yang dapat makin disempurnakan dan diperbaiki. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu memberi kesempatan kepada yang sudah memulai suatu produksi untuk selalu menyempurnakan karyanya dan jangan sampai masyarakat di sekitarnya terbiasa untuk menghujat kalau terjadi kesalahan pada orang yang sudah berani memulai pembuatan suatu proyek. Misal Mobil SMK pada saat itu masih belum lolos uji Emisi, tak maslah. Diperbaiki aja kinerja mesinnya. Insya Allah nanti juga akan bisa diperbaiki.

Salam ‘Learning By Doing’

Kusni

Dipublikasi di pendidikan | Meninggalkan komentar

Alih Teknologi


Menurut saya, hal penting yang menjadi dasar untuk alih teknologi adalah mebuat sejahtera, nyaman dan aman masyarakat melalui teknologi. Dengan spirit untuk membuat sejahtera, nyaman dan aman itulah yang menjadikan alih teknologi menjadi sesuatu yang akan didukung dan dilakukan oleh setiap insan dalam suatu masyarakat. Dengan spirit hal tersebut diatas, alih teknologi tidak lagi dibatasi sesuatu yang canggih atau yang ‘ngawang-awang” tetapi juga dalam hal yang sederhana dan ‘sepele’, misalkan mainan anak-anak.
Kalau dalam suatu masyarakat, ada hal yang sederhana dan dapat mensejahterakan masyarakat dan di masyarakat/negara tersebut belum menguasai, maka proses alih teknologi harus dilakukan di bidang tersebut. Misalkan pembuatan alat-alat pertanian: alat pengolahan tanah, penanaman bibit, dan penuaiana padi belum dikuasai di suatu negara, maka negara tersebut harus mempunyai semangat untuk meguasai teknologi tersebut. Saya melihat sudah ada alat untuk menanam bibit padi di Korea, sehingga sawah berhektar-hektar dapat ditangani oleh seorang saja dan saya belum melihat di Indonesia, maka alih teknologi alat tersebut harus dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sedangkan alat untuk membajak tanah dengan traktor sudah dikuasai teknologinya oleh Indonesia, tetapi harganya masih mahal, sehingga belum mensejahterakan masyarakat,maka alih teknologi harus dilakukan, yaitu bagaimana membuat alat tersebut menjadi murah. Barangkali masih mahal karena mesin penggeraknya (‘diesel-nya’) masih import, maka alih teknologi untuk mesin penggeraknya harus dilakukan.
Contoh lain, misal untuk industri strategis negara kita: Kita sudah mengusai teknologi untuk membuat pesawat terbang, kapal laut, kereta api, dll. Tapi produk ini belum secara luas dipakai oleh negara kita, maka proses alih teknologi belum selesai dilakukan, karena belum sampai pada tingkat untuk mensejahterakan masyarakat. Produk-produk dalam negeri tersebut belum dipakai secara luas oleh masyarakat kita barangkali karena harganya yang masih lebih mahal, atau keandalannya yang belum maksimal, atau ‘brand’ yang belum dikenal oleh masyarakat. Maka harus dilakukan usaha alih teknologi untuk menurunkan harga, meningkatkan keandalan dan meningkatkan ‘Brand’ produk kita.
Satu contoh lagi misalkan dalam bidang Pertahan dan Keamanan dalam rangka menjaga keamanan dan kedaulatan Negara, maka usaha alih teknologi dalam bidang ini harus dilakukan sampai mebuat masyarakat dan Negara kita menjadi aman dari ancaman dari luar (Negara lain). Selama kita masih bergantung ke Negara lain maka nilai aman untuk masyarakat kita belum tercapai, sehingga usaha untuk alaih teknologi dalam bidang ini harus dilakukan.
Sebagai penutup saya ingin menekankan bahwa alih teknologi itu tidak boleh hanya diasosiasikan dengan alat yang canggih saja, apalagi hanya diasosiasikan dengan wujud pesawat terbang saja. Sehingga semua hal yang bisa mensejahterakan , bisa membuat nyaman, dan membuat kita aman, dan kita belum menguasai, maka padah hal tersebut kita harus secara cepat dan tepat untuk mengusainya.

Salam Alih Teknologi

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar

Meningkatkan Ketahanan Nasional Melalui Produk Pesawat Terbang


Sedih hati ini mengingat peristiwa lepasnya Timor Timur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa tersebut dimulai dengan referendum untuk menanyakan keinginan masyarakat Timor-Timur untuk menentukan keinginanya apakah ingin tetap bergabung dengan Republik Indonesia atau mau melepaskan diri dari Indonesia.Ternyata sebagian besar penduduknya menginginkan pisah dari NKRI. Terasa ada bagian tubuh kita yang diamputasi dengan lepasnya saudara-saudara kita dari wilayah Republik Indonesia. Sakit dan merasa tidak enak hati ini.

Aku tidak ingin peristiwa tersebut terjadi lagi untuk wilayah-wilayah yang lain, karena Negara Kesatuan Republik Indonesia ini merupakan amanah dan Anugerah dari Allah SWT, yang mana Allah telah menentapkan bahwa kita diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal. Dan kita telah dianugerahi negara ini melalui perjuangan para pendahulu kita dengan darah dan airmata.

Masih sering aku dengar beberapa saudara kita yang berada di Papua juga menginginkan lepas dari Republik Indonesia. Ini harus dilihat sebagai suatu ancaman yang tidak boleh terjadi. Kita harus banyak belajar dari peristiwa lepasnya Timor-Timur dari negara kita. Kejadian referendum rakyat Timor Timur yang menginginkan lepas dari Indonesia merupakan bukti bahwa kita gagal untuk membuat rakyat di sana untuk bangga menjadi warga RI. Begitu juga kita gagal menjalinkan silaturahmi antara warga Timor-Timur dengan warga Indonesia yang lain, dan meyakinkan mereka bahwa kita adalah satu bangsa yang bersaudara.

Mencegah ancaman terhadap integritas wilayah Negara Republik Indonesia menjadi tanggung jawab seluruh anak bangsa di negeri ini, bukan hanya tanggung jawab pihak militer saja. Salah satu modus yang bisa dilakukan untuk mengurangi ancaman lepasnya Papua dari wilayah RI adalah adalah dengan memberikan tiket pesawat terbang  yang murah kepada rakyat Indonesia dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan wilayah lainnya yang ingin bersilaturahmi ke Papua, begitu juga sebaliknya untuk warga Papua Nugini yang ingin bersilaturahmi ke wilayah yang lain diberikan tiket pesawat yang disubsidi oleh negara. Tiket yang diberi subsidi adalah tiket yang menggunakan pesawat terbang yang dibuat oleh anak bangsa ini sendiri. Misalkan pada saat ini yang sudah siap adalah CN-235 atau C212,maupun N250 nantinya atau N219 yang  juga akan dikembangkan.

Kenapa CN-235, N250, C212, N219 ? karena mereka akan bangga, bahwa negara ini mampu untuk menghasilkan produk yang canggih yang setaraf dengan negara maju yang lainnya, dan mendidik mereka bahwa negara kita adalah negara yang  setaraf negara lain. Dengan bangga dengan bangsanya maka keinginan mereka untuk memisahkan diri akan teredam. Kenapa diberi subsidi ?  Agar harganya terjangkau oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Dengan mereka saling mengunjungi antar anak bangsa, maka kulit mereka yang bermacam-macam akan sering bergesekan dalam pesawat tersebut, sehingga rasa berbeda ras dan berbeda suku pelan-pelan akan mulai terkikis. Dengan mereka sering berada dalam satu pesawat terbang, maka mereak akan saling bertegur sapa.  Bahkan saya bisa membayangkan kalau pramugarinya dan awak pesawatnya adalah putra putri dari berbagai suku di Indonesia, maka kesadaran bahwa kita adalah negara yang luarbiasa akan bisa dirasakan oleh semua anak bangsa ini.

Dengan munggunakan pesawat produk dalam negeri maka industri pesawat terbang akan maju di negeri kita, sehingga bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dari negara ini. Sudah saat nya DPR kita mulai menganggarkan sebagian APBN kita untuk alokasi subsidi Transportasi Udara yang menggunakan pesawat produk dalam negeri untuk daerah daerah tertentu dan meningkatkan fasilitas sektor pariwisata di daerah yang berpotensi untuk lepas dari RI.

Salam Ketahanan Nasional Via Pesawat Produk Dalam Negeri.

Kusni

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Burungku……….. kemana kau ?


Ketika tinggal di Belanda maupun di Korea, aku melihat banyak burung dan itik yang bebas berkeliaran di pinggir-pinggir sungai dan di taman-taman. Sejuk sekali melihat pemandangan tersebut………….. Di negeriku jarang pemandangan tersebut dapat aku lihat saat ini. Apa ya yang membuat pemandangan tersebut jarang aku temui di negeriku yang katanya kaya dengan tumbuhan dan satwa ?
Aku mengamati orang di kampungku (solo) dan di beberapa wilayah Indonesia, aku memperoleh kenyataan bahwa orang ingin menikmati kicau burung dengan jalan meletakkan burung burung tersebut dalam sangkar , kemudian ditaruh di rumah untuk dinikmati suara dan warna bulunya yang bagus. Memang kita terbiasa untuk ingin menguasai kenikmatan keindahan alam secara sendiri-sendiri dan jarang terfikirkan untuk bisa berbagi kebahagiaan dan keindahan dengan sesama.
DI negeriku orang sudah dibiasakan untuk berkompetisi bahkan untuk menikmati keindahan burung. Orang harus membeli dan kemudian meilikinya sendiri untuk menikmati keindahan burung.
Begitu juga untuk pendidikan, orang harus berkompetisi sangat keras dari tingkat SD sampai perguruan tinggi hanya sekedar untuk memperoleh pendidikan dan memperoleh ilmu. Sehingga secara naluri manusia , untuk dapat tetap eksis, mereka terbiasa untuk hanya memikirkan kebutuhannya sendiri-sendiri, dan rasa kepedulian dengan orang lain maupun kepedulianya ke lingkungan makin terkikis.
Yok kita perbaiki kondisi ini.
Salam burung

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Bahasa Indonesia Bahasa Ilmiah ku


Kaget juga waktu melihat salah satu buku Texbook  Aeronautic Engineering teman kerjaku di Korea memakai tulisan Korea. Aku jadi berfikir, barangkali pemikiran teman-temanku dosen di ITB yang kukuh untuk tidak menterjemahkan buku-buku literatur teknik penerbangan dengan alasan takut mahasiswa kita tidak menguasai bahasa Inggris barangkali adalah pemikiran yang salah.

Pemikiran bahwa untuk membuat orang dapat berbahasa inggris dengan tetap mempertahankan buku textbook berbahasa inggris adalah hal yang kontribusinya kecil, tetapi mengorbankan sesuatu yang besar. Karena apa ? Untuk membuat rakyat bangsa Indonesia melek bahasa Inggris, mestinya ada suatu sistem untuk mengarahkan ke sana, diantaranya adalah dengan membenahi sistem pembelajaran bahasa Inggris di sekolah- sekolah dasar dan menengah. Atau melalui media telivisi yang sangat intensif. Seperti di korea aku melihat ada dua stasiun televisi yang hampir seluruh programnya adalah untuk membuat rakyat Korea menjadi faham bahasa Inggri, sampai acara beritanyapun di bahas dari segi bahasanya , sehingga rakyat menjadi terbiasa dengan bahasa Inggris.

Kalau kita mempertahankan buku textbook tetap berbahasa inggris, maka ilmu pada bidang tertentu tidak akan mengakar dalam masyarakat itu. Orang kebanyakan akan menganggap bahwa keilmuan tertentu menjadi bukan milik dia karena tersekat oleh bahasa. Aku membayangkan, kalau buku-buku textbook aerodinamika, atau buku aeroelastisitas berbahasa Indonesia, barangkali bapakku yang melihat buku anaknya waktu kuliah barangkali akan ikut membaca, dan sebagian ilmu yang ada di buku itu dapat dimengerti oleh bapakku yanga sangat awam di bidang ilmu penerbangan. Begitu juga kalau anakku yang masih smp atau sd membaca buku itu walaupun rumusnya mungkin tidak faham , tetapi di bagian pendahuluan buku itu akan membuat anakku yang masih kecil akan tahu apa itu aerodinamika dan apa itu aeroelastisitas.

Begitu juga pada saat satu buku textbook telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan baik oleh orang yang menguasai bidang tersebut, maka satu simbol bahwa satu bidang keilmuan sudah “dibudayakan” menjadi milik negara ini telah terjadi, sehingga secara negara kita bisa punya acuan, berapa buku lagi yang harus di budayakan menjadi milik bangsa ini. Kemudian sistem pewarisan satu ilmu dari generasi ke generasi akan terjadi di negeri ini.

Barangkali sudah saatnya kita meninggalkan keelitan suatu ilmu, ilmu itu harus dimiliki oleh siapapun dengan semudah-mudahnya, yang harus dikompetisikan antar seorang dengan orang lain adalah pengamalan ilmu tersebut. Dengan kondisi tersebutm insya Allah negara kita akan lebih maju lagi.

Salam Bahasa Indonesia.

Dipublikasi di pendidikan | 2 Komentar

Perang dan menang.


Sudah lebih lima bulan aku tidak menulis di blog ini, karena sedang tugas di Korea. Pagi yang indah ini, tidak tahu kenapa aku rindu untuk berbagi fikiran dengan teman-temanku.
Lima bulan terakhir ini, aku sering memikirkan dan mencari jawab, kenapa manusia sering melakukan peperangan, yang menurut akalku merupakan sesuatu tindakan yang tidak masuk akal, dimana di situ orang berusaha untuk saling membunuh secara masal.
Sedikit demi sedikit , setitik demi setitik mulai terjawab pertanyaan dalam benakku tersebut. Aku ingat dialog antara para malaikat dengan Allah, pada saat Allah ingin menciptakan makhluk yang namanya manusia. ‘Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : ” Sesungguhanya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi. ” , kemudian para malaikat berkata :” Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau ?” Tuhan berfirman: ” Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui “.
Dari dialog antara Tuhan dan malaikat pada waktu penciptaan manusia, sudah jelas tergambar, bahwa manusia akan membuat kerusakan dan akan menumpahkan darah. Ayat ini kemudian ditutup dengan pernyataan dari Tuhan, ” Sesungguhnya Aku (Allah) mengetahui apa yang tidak kamu (malaikat) ketahui. Pernyataan terakhir ini, barangkali akan menjadi rahasia yang tidak mudah untuk di ulas. Aku sering bertanya pada diriku. Apakah aku (kusni) sebagai manusia, mengetahui yang malikat tidak ketahui tersebut.
Aku merasa, manusia memang makhluk yang luar biasa, dia diberi pilihan untuk menentukan dirinya sendiri, banyak sifat-sifat yang dimiliki oleh Allah, manusia diizinkan untuk memilikinya, walaupun hanya sangat amat sedikt kadarnya, misalnya: Tuhan punya sifat Maha Pengasih dan Penyayang, maka kita juga punya jiwa yang dapat merasakan kasih sayang, dan diberi kemampuan untuk memberi maupun menerima rasa kasih sayang ini. Allah Maha pengampun, maha pemberi maaf, maka manusia juga diberi kemampuan untuk memaafkan kesalah orang lain. Allah punya sifat Maha Kaya….Maha pemberi Rezeki, maka manusia juga mengenal apa itu yang disebut kaya dan punya kemampuan untuk memberi rezeki kepada sesama.
Justru adanya istilah Maha yang melekat pada sifat-sifat Allah, maka sebetulnya ini menunjukkan bahwa sifat-sifat tersebut juga dimiliki dan dapat dirasakan oleh manusia.
Kemudian……….. kenapa kita sebagai manusia yang dipilih sebagai khalifah di muka bumi ini ?, kenapa kita yang dipilih untuk memakmurkan dan dijadikan wakil di bumi ini oleh Allah. Bahkan di setiap kegiatan kita yang baik kita di anjurkan untuk membaca Bismilahirrahmanirrahiim ( Dengan Asma Allah yang maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Luar biasa…..kita melakukan sesuatu di bumi ini diminta untuk selalu ingat bahwa kita melakukan kegiatan tersebut atas nama Allah.
Ya…intinya memang kondisi manuasia yang sering berperang itu adalah bagian yang sudah ditentukan oleh penciptanya. Buktinya sejak dulu sampai sekarang dan saya yakin sampai kiamat nanti kejadian tersebut akan selalu ada. Senag atau tidak….setuju atau tidak perang akan selalu ada…….Sehingga yang penting adalah menyiapkan diri untuk melakukan sesuatu yang harus dilakukan. Apa itu ? Nanti ya…saya tulis di tulisan lain.
Salam perang dan menang

Dipublikasi di pengetahuan agama, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Catatan Kuliahku. Bagian Aeroelastisitas.


Kuliah aeroelastisitas merupakan kuliah favoritku. Sejak SMA aku sudah tertarik dengan pelajaran getaran yang merupakan dasar untuk kuliah aeroleastisitas. Ketertarikanku terhadap pelajaran getaran sudah muncul sewaktu aku masih sekolah di SMA negeri I Solo. Waktu itu, pada suatu kesempatan,  bapakku bercerita tentang anak teman bapak yang lulus teknik mesin ITB dan  mendalami bidang getaran pesawat. Waktu itu aku sebagai anak SMA sangat terheran-heran dan bangga , melihat ada orang yang ahli mengenai getaran pesawat.

Cerita bapakku diatas  mungkin yang membawa aku masuk ke teknik Mesin ITB, kemudian membawaku masuk ke jurusan teknik penerbangan, yang terakhir aku mengambil spesialisasi mengenai getaran dan aeroelastisitas. Sekarangpun di ITB aku mengasuh matakuliah getaran dan aeroleastisitas. Web mata kuliah yang aku asuh dapat di akses di sini dengan menggunakan username : webkusni dan password: bergetar.

Untuk menunjukkan apa itu aeroelastisits, maka berikut aku tunjukkan video mengenai fenomena aerolelastisitas yang terjadi di pesawat terbang dan yang terjadi di jembatan. Silakan di klik disini untuk melihat fenomena aeroelatisitas.  Pada proyek pembuatan peasawat terbang dan pembuatan jembatan, tugasku adalah membuat agar pesawat terbang atau jenbatan yang dibuat  tidak mengalami peristiwa seperti di video tersebut.

Untuk dapat merancang pesawat terbang maupun jembatan sehingga tidak terjadi fenomena seperti pada video diatas, maka aku harus belajar ilmu aerolelastisitas. Untuk belajar aeroelastisitas, aku harus belajar ilmu getaran dan ilmu aerodinamika tak stasioner. Aku belajar aeroleastisitas dari guruku, yaitu Prof . Dr. Ir H. Djojodihardjo, Dr. Ir.  Wajan Tjatra , Dr.Ir. L. Gunawan dan  Dr. Ir. Bima Prananta. Sempat belajar juga dari Prof. Swan di Belanda. Berikut adalah catatan kuliah aeroelastisitas yang masih aku simpan hingga sekarang. Catatan kuliahku aku bagi menjadi dua bagian , yaitu aeroelastik statik dan aeroelastik dinamik. Silakan di klik di sini untuk melihat catatan aeroleastik statik. Dan silakan diklik di sini untuk melihat catatan kuliah aeroleastik dinamik. Dan silakan di klik di sini untuk melihat contoh soal yang harus dikerjakan oleh para mahasiswa yang ingin lulus dari kuliah ini. Tapi maaf ya tulisannya kayak tulisan dokter kalau sedang membuat resep. Tapi kalau resep dokter dibuat tulisannya jelek agar tidak mudah ditiru orang, tapi kalau catatnku tulisannya jelek, karen amemang tulisanku jelek. Tapi alhamdulillah masih ke baca. Buktinya dulu banyak yang pinjam catatnku. He..he…

Salam Aeroelastisitas

Kusni

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Leader


Aku memahami bahwa di alam ini Allah SWT menciptakan sesuatu dengan pola tertentu. Misalkan struktur atom dan struktur alam raya ini punya kesamaan. Pada sistem atom dikenal inti atom yang dikelilingi oleh elektron-elektron. Pada sistem tata surya, kita mengenal matahari yang dikelilingi oleh planet-planet. Prinsip-prinsip kesetimbangan gaya-gaya yang bekerja pada kedua sistem tersebut juga mempunyai kesamaan.

Aku juga melihat bahwa struktur suatu organisasi dan struktur tubuh manusia juga mempunyai kemiripan. Pada struktur organisasi kita mengenal adanya pemimpin. Pemimpin dalam suatu organisasi bertindak bagaikan kepala pada tubuh manusia, dimana pada kepala manusia ada otak yang berfungsi untuk menggerakkan semua organ yang ada di tubuh manusia. Begitu juga otak ini berfungsi untuk pengatur koordinasi seluruh sistem yang ada di tubuh manusi. Otak ini juga harus mempunyai kreatifitas dan imajinasi untuk dapat menentukan langkah-langkah yang berjangka panjang.

Kalau dalam organisasi, pimpinan tidak mempunyai kapasitas yang cukup, maka organisasi akan berjalan sangat lambat. Walaupun anggota badan atau organ seseorang masih bagus, tetapi kalau pemimpinnya tidak mempunyai kepemimpinan yang baik , maka ibaratnya orang yang anggota badanya bagus, tetapi otaknya kena stroke, maka akan terlihat bahwa orang tersebut kemampuannya sangat minimal.

Belajar dari tubuh kita, seharusnya dalam sistem organisasi, semua elemen organisasi harus dipandang penting dan dihargai sepadan dan proposional yang berkeadilan. Semua organ yang dimiliki oleh tubuh tersebut harus memperoleh aliran darah yang cukup, sehingga tidak terjadi kerusakan pada organ atau anggota badan. Begitu juga pada organisasi , dari pimpinan sampai tukang sapu harus tahu arah yang akan dituju, dan harus memperoleh aliran pendapatan yang mencukupi kehidupannya.

Walaupun kaki letaknya di bawah dan dia  harus bekerja kasar menapak langkah-demi langkah untuk mendapatkan kemajuan dalam hidup, dia sama pentingnya dengan otak yang letaknya diatas. Kita pasti tidak mau punya otak yang baik tetapi tidak mempunyai kaki atau tangan.

Melihat ilustrasi tersebut, dapat dilihat bahwa memilih pemimpin yang diharapkan mempuanyai kemampuan memimpin yang baik adalah sesuatu yang sangat penting dalam suati organissasi. Kemampuan memilih pemimpin yang baik dalam suatu organisasi adalah sesuatu yang sangat penting.

Salam Leader

Kusni

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar